SI MANIS YANG TERTUDUH
Pada
siang hari setelah saya pulang sekolah. Saya bergegas untuk pulang ke rumah.
Kemudian saya berganti pakaian lalu saya
pergi ke dapur untuk mengambil makanan. Karna saya merasa sangat lapar. Menu
makanan pada hari itu adalah ikan goreng, setelah saya mengambil ikan goreng
itu saya simpan diatas meja makan. Ternyata saya lupa tidak mengambil piring
untuk nasi, dengan terpaksa saya pergi ke dapur lagi untuk mengambil piring.
Tidak lama Ibu saya memanggil saya “Ratih kemari tolong belikan sabun!” teriak
ibu di halaman belakang. “ baik bu” jawabku sambil menemui ibu. Saya pun pergi
untuk beli sabun.
Setelah
saya membeli sabun di warung, saya masuk ke dalam rumah. Lalu saya terkejut
melihat ikan goreng yang diatas meja makan itu tidak ada. Lalu si Manis yaitu
kucingku datang menghapiriku sambil bersuara meong-meong dan bertingkah manja
aku sangat kesal pasti si Manis lah yang telah memekan ikan gorengku kemudian
saya mengambil sapu untuk mengusir si Manis keluar. “Dasar kucing nakal!” kataku
sambil menutup pintu.
Tak
lama kakak ku keluar dari kamar sambil membawa piring yang kotor. “kakak, apakah
kakak yang memakan ikan gorengku?” kataku “kakak hanya memakan ikan goreng yang
diatas meja” jawab kakak “itu ikan gorengku kak” jawabku “oh itu punyamu” balas
kakak. “aku tadi telah menuduh si manis yang menggambil ikan gorengku, aku
bahkan telah mengusirnya kak. Aku sangat menyesal” kataku.
Aku sangat bersalah kepada si Manis padahal si
Manis adalah kucing kesayanganku. Mulai sekarang aku tidak akan menuduh sembarangan
sebelum aku melihatnya langsung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar