Rabu, 18 November 2015

Cerpen Anak-Anak



SI MANIS YANG TERTUDUH


            Pada siang hari setelah saya pulang sekolah. Saya bergegas untuk pulang ke rumah. Kemudian saya berganti  pakaian lalu saya pergi ke dapur untuk mengambil makanan. Karna saya merasa sangat lapar. Menu makanan pada hari itu adalah ikan goreng, setelah saya mengambil ikan goreng itu saya simpan diatas meja makan. Ternyata saya lupa tidak mengambil piring untuk nasi, dengan terpaksa saya pergi ke dapur lagi untuk mengambil piring. Tidak lama Ibu saya memanggil saya “Ratih kemari tolong belikan sabun!” teriak ibu di halaman belakang. “ baik bu” jawabku sambil menemui ibu. Saya pun pergi untuk beli sabun.
            Setelah saya membeli sabun di warung, saya masuk ke dalam rumah. Lalu saya terkejut melihat ikan goreng yang diatas meja makan itu tidak ada. Lalu si Manis yaitu kucingku datang menghapiriku sambil bersuara meong-meong dan bertingkah manja aku sangat kesal pasti si Manis lah yang telah memekan ikan gorengku kemudian saya mengambil sapu untuk mengusir si Manis keluar. “Dasar kucing nakal!” kataku sambil menutup pintu.
            Tak lama kakak ku keluar dari kamar sambil membawa piring yang kotor. “kakak, apakah kakak yang memakan ikan gorengku?” kataku “kakak hanya memakan ikan goreng yang diatas meja” jawab kakak “itu ikan gorengku kak” jawabku “oh itu punyamu” balas kakak. “aku tadi telah menuduh si manis yang menggambil ikan gorengku, aku bahkan telah mengusirnya kak. Aku sangat menyesal” kataku.
             Aku sangat bersalah kepada si Manis padahal si Manis adalah kucing kesayanganku. Mulai sekarang aku tidak akan menuduh sembarangan sebelum aku melihatnya langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar